Pendaftaran Mahasiswa Baru STIKes Indonesia Maju

Memilih Makanan dengan Indeks Glikemik Rendah bagi Penderita Diabetes Melitus

Memilih Makanan dengan Indeks Glikemik Rendah bagi Penderita Diabetes Melitus

Penderita diabetes harus memperhatikan jenis karbohidrat yang terkandung dalam makanan tersebut

oleh: dr. Graciella Regina (http://diabetesmelitus.org)

Dalam memilih makanan untuk dikonsumsi, penderita diabetes harus memperhatikan jenis karbohidrat yang terkandung dalam makanan tersebut. Ada jenis karbohidrat yang cepat diserap tubuh (sehingga kadar gula darah melonjak dan cepat terasa lapar lagi), ada juga karbohidrat yang lambat diserap (sehingga kadar glukosa darah lebih stabil dan terasa kenyang lebih lama).

Indeks glikemik adalah ukuran seberapa besar efek suatu makanan yang mengandung karbohidrat dalam meningkatkan kadar gula darah setelah dimakan, dibandingkan dengan glukosa atau roti putih. Makanan dengan indeks glikemik tinggi adalah makanan yang cepat dicerna dan diserap sehingga kadar gula darah akan meningkat dengan cepat secara signifikan. Makanan dengan indeks glikemik yang rendah mengalami pencernaan dan penyerapan yang lebih lambat sehingga peningkatan kadar glukosa dan insulin dalam darah akan terjadi secara perlahan-lahan. Makanan dengan indeks glikemik rendah telah terbukti memperbaiki kadar glukosa dan lemak pada pasien-pasien diabetes melitus dan  memperbaiki resistensi insulin. Selain itu, makanan dengan indeks glikemik rendah juga membantu mengontrol nafsu makan, memperlambat munculnya rasa lapar sehingga dapat membantu mengontrol berat badan pasien.

Indeks glikemik menunjukkan jenis karbohidrat yang terkandung dalam makanan, bukan jumlah karbohidrat. Peningkatan kadar gula darah dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu JUMLAH dan JENIS karbohidrat yang dikonsumsi. Pada sebagian besar orang, kadar glukosa darah lebih dipengaruhi oleh jumlah karbohidrat yang dikonsumsi. Namun, jenis karbohidrat juga berpengaruh terhadap gula darah. Jadi, strategi yang optimal adalah mengontrol kedua aspek tersebut, yaitu jumlah dan jenis karbohidrat yang dikonsumsi.

Efek dari indeks glikemik suatu makanan akan berubah jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan lain. Maka, jika seseorang mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi sebaiknya dikombinasikan dengan makanan dengan indeks glikemik rendah, sehingga menyeimbangkan efek terhadap kadar glukosa darah.

Semakin banyak JUMLAH karbohidrat yang dikonsumsi (dengan kata lain: semakin banyak Anda mengkonsumsi suatu jenis makanan), maka kadar glukosa darah akan semakin meningkat.

Sedangkan JENIS karbohidrat suatu makanan dapat diketahui berdasarkan indeks glikemik makanan tersebut. Makanan dengan indeks glikemik yang tinggi akan meningkatkan gula darah secara cepat. Jadi, bagi penderita diabetes disarankan untuk memilih makanan dengan indeks glikemik yang rendah.

Di bawah ini adalah tabel indeks glikemik yang dapat Anda gunakan untuk mengatur pola makan diet. Selain indeks glikemik, ditampilkan juga takaran saji dan beban glikemik yang dihasilkan jika suatu makanan dikonsumsi sebesar takaran sajinya:

Jenis makanan

Nama

Indeks Glikemik

Takaran Saji
(gram)

Beban Glikemik

BAKERY

Tortila gandum

30

50

8

Sponge cake

46

63

17

Cake pisang dengan gula

47

60

14

Tortila jagung

52

50

12

Cake pisang tanpa gula

55

60

12

Roti hamburger

61

30

9

Pita bread

68

30

10

Roti putih

71

30

10

Roti gandum utuh (whole wheat)

71

30

9

Bagel putih

72

70

25

Baguette putih

95

30

15

SEREAL

Nasi merah

50

150

14

Oatmeal

55

250

13

Jagung rebus

60

150

20

Muesli

66

30

16

Oatmeal instan

83

250

30

Nasi putih

89

150

43

Cornflakes™

93

30

23

MINUMAN

Jus apel tanpa pemanis

44

250 ml

30

Jus jeruk tanpa pemanis

50

250 ml

12

Soft drink

68

250 ml

23

Dairy Product

Susu skim

32

250 ml

4

Yoghurt rendah lemak dengan buah

33

200

11

Susu penuh lemak

41

250 ml

5

Es Krim

57

50

6

BUAH BUAHAN

Jeruk Bali

25

120

3

Pear

38

120

4

Apel

39

120

6

Jeruk

40

120

4

Peach kalengan

40

120

5

Peach

42

120

5

Pear kalengan

43

120

5

Anggur

59

120

11

Pisang

62

120

16

Kismis

64

60

28

Semangka

72

120

4

KACANG KACANGAN

Kacang tanah

7

50

0

Kacang kedelai

15

150

1

Kacang mede asin

27

50

3

Kacang merah

29

150

7

Kacang hitam

30

150

7

Kacang panggang

40

150

6

PASTA

Fettucini

32

180

15

Makaroni

47

180

23

Spaghetti direbus 20 menit

58

180

26

MAKANAN RINGAN

Keripik jagung asin

42

50

11

Keripik kentang

51

50

12

Berondong jagung tawar

55

20

6

Pretzel

83

30

16

SAYURAN

Wortel

35

80

2

Green peas

51

80

4

Talas

54

150

20

Ubi

70

150

22

Mashed potato instan

87

150

17

LAIN LAIN

Chicken nuggets dipanaskan di microwave

46

100

7

Madu

61

25

12

Sebagai catatan: jika indeks glikemik glukosa adalah 100, maka:

  • indeks glikemik rendah adalah ≤ 55
  • indeks glikemik sedang adalah 56 -69
  • indeks glikemik tinggi adalah ≥ 70

Referensi: http://diabetesmelitus.org/daftar-indeks-glikemik-makanan/

admin
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel